Populasi manusia di atas planet ini kan terus meningkat. Ironisnya, banyak yang kelaperan. Kenapa ? Ada sesuatu yang bisa kamu lakuin untuk ngebantu ngurangin beberapa masalah yang ada di bumi ini, untuk ngebantu ngasih makan jutaan orang, memperbaiki kesehatan kamu dan juga kamu udah nyelametin jutaan hewan dari penderitaan, rasa sakit, teror dan kematian. Satu langkah yang simpel.. Jadilah vegetarian. :)
PIKIRIN KESEHATAN KAMU
Daging itu cuman seonggok kolesterol dan lemak, tanpa karbohidrat dan serat. yah kita semua udah tau berapa banyak penyakit yang bisa kita dapetin dari daging kan ? Dari kanker, jantung, tekanan darah tinggi, radang sendi, osteoporosis, keracunan, diabetes, kegemukan.. dlll. Eh ati-ati lho.. diabetes itu bisa bikin kebutaan, sakit ginjal, sakit syaraf malahan bisa berakhir dengan amputasi kalo udah parah. Diabetes juga bisa merangsang serangan jantung dan stroke. Tapi kalau kamu udah terlanjur kena diabetes, mending coba tanya dulu ke dokter sebelum kamu merubah cara makan kamu. Oh ya. Kenapa tari tadi sebut juga kegemukan ? bukannya tari fatophobia atau weightism yah.. Tari gak benci sama orang gemuk dan tari sama sekali gak setuju kalo ada yang bilang kalo gemuk itu gak cantik. Tapi maksud tari kenapa kita harus ngehindarin kegemukan itu, ya karena dengan memiliki berat yang berlebihan, kamu bakal dengan mudah dapet penyakit. Termasuk kanker, jantung dan diabetes tadi. Mungkin kamu udah tau ? tujuannya bukan supaya "dibilang" cantik, tapi supaya sehat.
PIKIRIN LINGKUNGAN DAN PLANET BUMI-TEMPAT KITA TINGGAL !
"Cara manusia mengembang-biakkan hewan untuk dijadikan makanan adalah sebuah ancaman besar bagi planet bumi." -David Brubaker, ketua proyek "pusat penelitian bagi kehidupan masa depan yang lebih baik" - Sekolah Kesehatan John Hopkins, Baltimore.
AIR
Dibutuhkan 2500 galon air untuk memproduksi satu pon daging sapi, sementara hanya dibutuhkan 25 gallon air yang dibutuhkan untuk memproduksi satu pon gandum. Menurut hasil penelitian, produksi makanan bagi para pemakan daging, dalam seharinya membutuhkan lebih dari 4000 galon air, sementara hanya 300 galon air bagi vegetarian.
TANAH DAN MAKANAN
Selain membutuhkan air, untuk memproduksi daging buat dimakan, membutuhkan makanan dan tanah, betul ?(ala aagym)
Dibutuhkan 15 pon protein sayur untuk menumbuhkan 1 pon daging yang bisa dimakan. Konsumsi makanan buat hewan ternak pasti butuh air, dan juga tanah. Untuk menyuplai makanan buat seorang pemakan daging untuk setahun, dibutuhkan lebih dari 3 hektar tanah, bandingkan dengan luas tanah yang dibutuhkan oleh seorang vegetarian dalam satu tahun. Hanya seperenamnya!
Di Amerika saja, 70% dari produksi gandum digunain buat ngasih makan hewan-hewan ternak. Produksi daging adalah cara yang paling tidak efisien untuk mendapatkan protein. Coba bayangin, kacang kedelai memproduksi 360 pon protein per hektarnya, sementara dalam daging sapi hanya 40 pon per hektarnya.
Faktanya: Kalau saja amerika mengurangi 10% saja produksi dagingnya, maka bakal ada gandum dan padi gratis untuk memberi makan 60 juta orang kelaparan di bumi!
HUTAN
Seorang vegetarian nyelametin satu hektar hutan dalam satu tahun. Di amerika sendiri, lebih dari 260 juta hektar hutan dibabat buat dijadiin ladang yang dipake buat ngasih makan hewan ternak. Banyak hutan hujan di daerah tropik juga dibabat cuman buat lahan beternak sapi potong. Setiap 55 kaki persegi dari hutan hujan dibabat cuman buat seperempat pon daging burger.
ENERGI
Untuk memproduksi satu buah hamburger, bahan bakar yang dipakai cukup buat sebuah mobil kecil untuk berjalan sepanjang 20 mil dan air yang cukup buat 17 shower.
POLUSI
Membiakkan hewan buat diambil dagingnya nyebabin banyak polusi air. Industri peternakan nyebabin kotoran 130 kali lebih banyak dari populasi manusia, 87000 pon per detik! Banyak pembuangan di rumah jagal dan peternakan dibuang ke sungai, mengkontaminasi sumber air.
PIKIRIN JUGA TENTANG BINATANG
Tiap tahun, miliaran binatang diternak trus disembelih, kebanyakan dibunuh di umur yang sangat muda. Diperlakukan seperti sebuah mesin, binatang-binatang ini dimasukkan ke dalam kandang yang sangat sempit, atau sebaliknya, bersempit-sempitan di dalam sebuah kandang besar. Proses mutilasinya juga benar-benar kejam, dan tanpa proses anestesi.
SAPI PERAH DAN SUSUNYA
Kebanyakan orang mikir, "kan gak nyakitin kalo kita cuman minum susu sapi?". Kenyataannya adalah sebaliknya. Sapi, sama dengan hewan mamalia lainnya, memproduksi susu di dalam tubuhnya untuk memberi makan bayi-bayinya, bukan buat manusia. Dan kalo pengen produksi susu terus berjalan, otomatis sapi-sapi itu harus terus menerus dibuat hamil, jadi produksi susu dalam tubuh sapi terus ada. Bayi-bayi sapi yang jantan bakal dipisah dari induknya langsung pas baru dilahirin, dan dimasukin ke dalam kandang-kandang yang sempit yang bikin mereka sama sekali gak bisa gerak. dan setelah 14 minggu, sapi-sapi muda itu akan dikirim ke rumah jagal untuk dimutilasi. Kebanyakan sapi muda ini tidak bisa berjalan soalnya otot-otot mereka jarang dipake. Padalah umur seekor sapi bisa mencapai 25 tahun. Sementara itu sapi-sapi betina diternak lagi buat dijadikan susu perah lagi di masa mendatang.
Sapi perah dipaksain memproduksi susu 10 - 20 kali lebih banyak dari produksi normalnya. Jadi kebanyakan susu udah dicampur sama hormon yang disuntikkin ke sapi-sapi perah, supaya produksinya meningkat, jadi untung dan profitnya tambah banyak buat para peternak susu perah. Ditemuin juga 52 jenis antibiotik yang masih terkandung di dalem susu sapi hasil suntikkan.
Susu sapi sehat buat bayi manusia ? naaahh, tari belum begitu paham tentang ini, tapi kalo mau dipikir secara logisnya, kenapa sih ibu yang baru ngelahirin ngehasilin ASI ? ya terang buat ngasih makan bayinya sendnri kan? bukan buat bayi kucing toh ? hehe. Jadi tari suka ngebayangin aja kalo bayi manusia minum susu dari sapi dan itu dibilang alami, maka tari suka ngebayangin seekor bayi jerapah yang minum susu onta, atau seekor bayi macan yang minum susu beruang.. hihih coba tanyakan kpd diri kamu sendiri dan pertanyakan kenapa alam ngasih berbagai fasilitas alami buat kita? dan coba juga bayangin kalo ibu kita sendiri diharuskan hamil terus menerus untuk diambil susunya terus dijual buat konsumsi bayi.. kayaknya nyebelin juga deh..
"Gak ada alasan yang tepat untuk mengkonsumsi susu sapi lagi buat manusia. Susu sapi diproduksi untuk bayinya sendiri, bukan manusia, dan manusia harus berhenti untuk mengkonsumsinya lagi." -Dr. Frank A. Oski, former director of pediatrics, Johns Hopkins University
AYAM
Ayam adalah hewan yang penuh rasa ingin tahu, dan memiliki intelejensi yang gak jauh beda sama anjing atau kucing. Kalo ayam lagi di alam bebas(habitat alaminya), bukan di peternakan, mereka bisa ngasih liat bentuk-bentuk persahabatan dan tingkatan-tingkatan sosialnya, saling mengenal satu sama lain, mencintai anak-anak mereka, dan benar-benar bisa nikmatin hidupnya.. mandi pasir, membuat sarang, bertengger, dan lain-lain.
Sementara ayam-ayam yang tumbuh di dalam lingkungan peternakan, gak bisa ngelakuin hal-hal alaminya tadi. Mereka dijejal di dalam kandang yang berisi ribuan ekor ayam. Kadang mereka malahan gak bisa gerak karena ruang kandangnya yang super sempit. Secara rutin pula mereka ngerasain kesakitan dan penderitaan. Dari mulai patah tulang karena para peternak suka asal megang mereka(kebanyakan cara peternak megang ayam adalah dengan memegang kaki mereka, dengan begitu peternak bisa megang beberapa ekor sekaligus, tapi itu juga yang bikin kaki ayam sering patah), dan yang pasti ayam jadi susah kalo mau jalan. Trus..dalam keadaan stress dan penuh tekanan, ayam biasanya saling patuk mematuk satu sama lain. Untuk ngehindarin hal ini, para peternak seringkali motong paruh ayam dengan cara yang gak kalah sadisnya. Paruh ayam itu dipotong dengan menggunakan pisau panas tanpa proses anestesi. Efeknya, ayam kesulitan makan, dan kesakitan buat beberapa minggu. Kebanyakan dari ayam yang gak bisa bertahan, mati karena kelaparan.
Di rumah jagal, kebanyakan ayam masih sadar pas leher mereka digorok. Seekor ayam secara alami dan normal, bisa hidup sampai umur 10-15 tahun, tapi kebanyakan ayam yang dipotong, baru berumur sekitar 2-3 bulan. Kasian yah masih muda..
Mungkin ayam adalah hewan yang paling menderita dan tersiksa di atas muka bumi ini. Mereka menderita akibat banyak bentuk kekejaman, korban spesiesisme yang paling sial. Ditinggal sampe mati kelaparan, paruhnya yang sensitif dipotong secara menyakitkan, dijejal ke dalam kandang-kandang sempit dimana didalamnya ada belasan ekor ayam lainnya (gak jarang di dalam kandang itu ada juga mayat-mayat ayam yang udah lama membusuk), dipaksa bertelur dan diambil telurnya, dlllll. Memang semua itu udah jadi hal biasa buat manusia.. "namanya juga ayam..". Tapi ada satu hal penting yang manusia lupa. Ayam bisa ngerasain sakit.. sama seperti kita.
BABI
Pada babi, banyak proses yang gak kalah kejam dan gak kalah gak-berguna-nya. Kebanyakan dari babi, ekornya dipotong, giginya dicabut dengan gegep atau tang, dan yang jantan dikebiri (sama seperti sapi jantan.. dikebiri). Semua proses itu (lagi lagi!) gak make proses anestesi sama sekali. Tari pernah liat satu video dari Viva!(Vegetarians International Voice for Animals) dan disitu sempet dikasi liat gimana proses babi dipotong, dan .. tari ampir nangis ngeliatnya.. sedih, jijik, sebel.. Pas pertama kali digorok, kebanyakan babi itu masih sadar, walaupun sebelumnya babi itu sempet disetrum dulu (mungkin supaya gak lari-lari jadi gampang digantungnya). Setelah digantung kebalik, babi itu satu persatu dipotong lehernya (gak sampe putus, cuman sampe ngeluarin darah aja.. alias setengah-setengah!) dan setelah itu tari ngeliat babi-babi yang dengan kepala nyaris putus tapi gak putus-putus itu megap-megap, berusaha untuk tetap hidup atau mungkin berusaha supaya cepet mati jadi gak usah kesiksa lama?... ihhhhhh! pokoknya gila! jahat!! Malahan di amerika, supaya babinya gak lari-lari dan gak susah ditangkep, kebanyakan babi ditusuk kail mata atauy mulutnya. huikss..! seandainya rumah jagal tuh pake dinding transparan.. Padahal menurut pengalaman seorang pelatih hewan (pelatih babi yang main di film BABE, tapi tari lupa namanya :P), babi tuh jauh lebih pinter dari anjing dan gampang diajarinnya. intinya apa ? intelejensinya gak jauh beda kan sama anjing, binatang yang selama ini manusia sayangin disamping kucing. emang sih babi tuh jorok, suka makan eeknya sendiri, tapi bukan berarti kudu kejam kan ?
IKAN
Sama kayak binatang lainnya, ikan juga bisa ngerasain sakit dan bisa ngerasain takut. Dokter Donald Broom, Penasehat Kesejahteraan Hewan di pemerintahan Inggris bilang, "Dilihat dari anatomi, psikologi dan dari segi biologisnya, ikan mampu ngerasain sakit. Apalagi didukung dengan adanya sistem syaraf yang sama rumitnya dengan yang dimiliki oleh mamalia dan burung-burungan.". Institute of Medical Ethics di Inggris juga punya pendapat yang sama.
Ketika ikan ditangkap dan diangkat dari dalam air, ikan ngerasain sakit yang sangat luar biasa akibat gak bisa nafas dan mereka mati secara perlahan dan nyakitin. Tapi gak jarang juga, ikan masih hidup dan sadar pas kepala dan perut mereka disobek pisau dapur.
===
Secara general, di dalam peternakan modern, hampir semua hewan ternak dan hewan potong pasti dikasih makanan dalam bentuk hormon dan antibiotik di dalam peternakan. Tujuannya supaya hewan tersebut tumbuh secara cepat, dagingnya makin banyak dan padet, dan yang pasti sangat gak alami! Tapi jantung dan tulang kaki mereka gak bisa beradaptasi sama keadaan/bobot tubuhnya yang baru, jadi seringkali pincang.. gak bisa jalan dan kena sakit jantung. Selain itu, kebanyakan hewan yang pincang bisa jadi gara-gara keadaan kandang yang sempit, yang bikin hewan itu susah gerak dan otot jarang dipake. Dan terakhir, semua hewan bakal dikirim ke rumah jagal dimana hidup mereka bakal dihabisin secara kejam dan nyakitin.. Bonus sebelum mereka dibunuh; rasa takut, teror, dan tekanan batin.
Masih banyak hewan-hewan lain yang gak bisa dibahas secara mendetail disini termasuk ayam petelur, kelinci, sapi potong, bahkan makanan-makanan 'freak' lainnya seperti daging kera, daging penyu, kelelawar, otak monyet dlllllll, tapi intinya ketika kita tahu bahwa hewan itu bisa ngerasa sakit, kita seharusnya gak makan mereka. Intinya sih bukan masalah apakah seekor hewan itu lucu apa gak, langka apa gak, atau seekor hewan itu buas apa gak, tapi apa hewan tersebut bisa ngerasa sakit apa gak?
Go veg !
:)
buat hidup yang lebih indah, cruelty-free and guilty-free.
humane_kay@eudoramail.com
PIKIRIN KESEHATAN KAMU
Daging itu cuman seonggok kolesterol dan lemak, tanpa karbohidrat dan serat. yah kita semua udah tau berapa banyak penyakit yang bisa kita dapetin dari daging kan ? Dari kanker, jantung, tekanan darah tinggi, radang sendi, osteoporosis, keracunan, diabetes, kegemukan.. dlll. Eh ati-ati lho.. diabetes itu bisa bikin kebutaan, sakit ginjal, sakit syaraf malahan bisa berakhir dengan amputasi kalo udah parah. Diabetes juga bisa merangsang serangan jantung dan stroke. Tapi kalau kamu udah terlanjur kena diabetes, mending coba tanya dulu ke dokter sebelum kamu merubah cara makan kamu. Oh ya. Kenapa tari tadi sebut juga kegemukan ? bukannya tari fatophobia atau weightism yah.. Tari gak benci sama orang gemuk dan tari sama sekali gak setuju kalo ada yang bilang kalo gemuk itu gak cantik. Tapi maksud tari kenapa kita harus ngehindarin kegemukan itu, ya karena dengan memiliki berat yang berlebihan, kamu bakal dengan mudah dapet penyakit. Termasuk kanker, jantung dan diabetes tadi. Mungkin kamu udah tau ? tujuannya bukan supaya "dibilang" cantik, tapi supaya sehat.
PIKIRIN LINGKUNGAN DAN PLANET BUMI-TEMPAT KITA TINGGAL !
"Cara manusia mengembang-biakkan hewan untuk dijadikan makanan adalah sebuah ancaman besar bagi planet bumi." -David Brubaker, ketua proyek "pusat penelitian bagi kehidupan masa depan yang lebih baik" - Sekolah Kesehatan John Hopkins, Baltimore.
AIR
Dibutuhkan 2500 galon air untuk memproduksi satu pon daging sapi, sementara hanya dibutuhkan 25 gallon air yang dibutuhkan untuk memproduksi satu pon gandum. Menurut hasil penelitian, produksi makanan bagi para pemakan daging, dalam seharinya membutuhkan lebih dari 4000 galon air, sementara hanya 300 galon air bagi vegetarian.
TANAH DAN MAKANAN
Selain membutuhkan air, untuk memproduksi daging buat dimakan, membutuhkan makanan dan tanah, betul ?(ala aagym)
Dibutuhkan 15 pon protein sayur untuk menumbuhkan 1 pon daging yang bisa dimakan. Konsumsi makanan buat hewan ternak pasti butuh air, dan juga tanah. Untuk menyuplai makanan buat seorang pemakan daging untuk setahun, dibutuhkan lebih dari 3 hektar tanah, bandingkan dengan luas tanah yang dibutuhkan oleh seorang vegetarian dalam satu tahun. Hanya seperenamnya!
Di Amerika saja, 70% dari produksi gandum digunain buat ngasih makan hewan-hewan ternak. Produksi daging adalah cara yang paling tidak efisien untuk mendapatkan protein. Coba bayangin, kacang kedelai memproduksi 360 pon protein per hektarnya, sementara dalam daging sapi hanya 40 pon per hektarnya.
Faktanya: Kalau saja amerika mengurangi 10% saja produksi dagingnya, maka bakal ada gandum dan padi gratis untuk memberi makan 60 juta orang kelaparan di bumi!
HUTAN
Seorang vegetarian nyelametin satu hektar hutan dalam satu tahun. Di amerika sendiri, lebih dari 260 juta hektar hutan dibabat buat dijadiin ladang yang dipake buat ngasih makan hewan ternak. Banyak hutan hujan di daerah tropik juga dibabat cuman buat lahan beternak sapi potong. Setiap 55 kaki persegi dari hutan hujan dibabat cuman buat seperempat pon daging burger.
ENERGI
Untuk memproduksi satu buah hamburger, bahan bakar yang dipakai cukup buat sebuah mobil kecil untuk berjalan sepanjang 20 mil dan air yang cukup buat 17 shower.
POLUSI
Membiakkan hewan buat diambil dagingnya nyebabin banyak polusi air. Industri peternakan nyebabin kotoran 130 kali lebih banyak dari populasi manusia, 87000 pon per detik! Banyak pembuangan di rumah jagal dan peternakan dibuang ke sungai, mengkontaminasi sumber air.
PIKIRIN JUGA TENTANG BINATANG
Tiap tahun, miliaran binatang diternak trus disembelih, kebanyakan dibunuh di umur yang sangat muda. Diperlakukan seperti sebuah mesin, binatang-binatang ini dimasukkan ke dalam kandang yang sangat sempit, atau sebaliknya, bersempit-sempitan di dalam sebuah kandang besar. Proses mutilasinya juga benar-benar kejam, dan tanpa proses anestesi.
SAPI PERAH DAN SUSUNYA
Kebanyakan orang mikir, "kan gak nyakitin kalo kita cuman minum susu sapi?". Kenyataannya adalah sebaliknya. Sapi, sama dengan hewan mamalia lainnya, memproduksi susu di dalam tubuhnya untuk memberi makan bayi-bayinya, bukan buat manusia. Dan kalo pengen produksi susu terus berjalan, otomatis sapi-sapi itu harus terus menerus dibuat hamil, jadi produksi susu dalam tubuh sapi terus ada. Bayi-bayi sapi yang jantan bakal dipisah dari induknya langsung pas baru dilahirin, dan dimasukin ke dalam kandang-kandang yang sempit yang bikin mereka sama sekali gak bisa gerak. dan setelah 14 minggu, sapi-sapi muda itu akan dikirim ke rumah jagal untuk dimutilasi. Kebanyakan sapi muda ini tidak bisa berjalan soalnya otot-otot mereka jarang dipake. Padalah umur seekor sapi bisa mencapai 25 tahun. Sementara itu sapi-sapi betina diternak lagi buat dijadikan susu perah lagi di masa mendatang.
Sapi perah dipaksain memproduksi susu 10 - 20 kali lebih banyak dari produksi normalnya. Jadi kebanyakan susu udah dicampur sama hormon yang disuntikkin ke sapi-sapi perah, supaya produksinya meningkat, jadi untung dan profitnya tambah banyak buat para peternak susu perah. Ditemuin juga 52 jenis antibiotik yang masih terkandung di dalem susu sapi hasil suntikkan.
Susu sapi sehat buat bayi manusia ? naaahh, tari belum begitu paham tentang ini, tapi kalo mau dipikir secara logisnya, kenapa sih ibu yang baru ngelahirin ngehasilin ASI ? ya terang buat ngasih makan bayinya sendnri kan? bukan buat bayi kucing toh ? hehe. Jadi tari suka ngebayangin aja kalo bayi manusia minum susu dari sapi dan itu dibilang alami, maka tari suka ngebayangin seekor bayi jerapah yang minum susu onta, atau seekor bayi macan yang minum susu beruang.. hihih coba tanyakan kpd diri kamu sendiri dan pertanyakan kenapa alam ngasih berbagai fasilitas alami buat kita? dan coba juga bayangin kalo ibu kita sendiri diharuskan hamil terus menerus untuk diambil susunya terus dijual buat konsumsi bayi.. kayaknya nyebelin juga deh..
"Gak ada alasan yang tepat untuk mengkonsumsi susu sapi lagi buat manusia. Susu sapi diproduksi untuk bayinya sendiri, bukan manusia, dan manusia harus berhenti untuk mengkonsumsinya lagi." -Dr. Frank A. Oski, former director of pediatrics, Johns Hopkins University
AYAM
Ayam adalah hewan yang penuh rasa ingin tahu, dan memiliki intelejensi yang gak jauh beda sama anjing atau kucing. Kalo ayam lagi di alam bebas(habitat alaminya), bukan di peternakan, mereka bisa ngasih liat bentuk-bentuk persahabatan dan tingkatan-tingkatan sosialnya, saling mengenal satu sama lain, mencintai anak-anak mereka, dan benar-benar bisa nikmatin hidupnya.. mandi pasir, membuat sarang, bertengger, dan lain-lain.
Sementara ayam-ayam yang tumbuh di dalam lingkungan peternakan, gak bisa ngelakuin hal-hal alaminya tadi. Mereka dijejal di dalam kandang yang berisi ribuan ekor ayam. Kadang mereka malahan gak bisa gerak karena ruang kandangnya yang super sempit. Secara rutin pula mereka ngerasain kesakitan dan penderitaan. Dari mulai patah tulang karena para peternak suka asal megang mereka(kebanyakan cara peternak megang ayam adalah dengan memegang kaki mereka, dengan begitu peternak bisa megang beberapa ekor sekaligus, tapi itu juga yang bikin kaki ayam sering patah), dan yang pasti ayam jadi susah kalo mau jalan. Trus..dalam keadaan stress dan penuh tekanan, ayam biasanya saling patuk mematuk satu sama lain. Untuk ngehindarin hal ini, para peternak seringkali motong paruh ayam dengan cara yang gak kalah sadisnya. Paruh ayam itu dipotong dengan menggunakan pisau panas tanpa proses anestesi. Efeknya, ayam kesulitan makan, dan kesakitan buat beberapa minggu. Kebanyakan dari ayam yang gak bisa bertahan, mati karena kelaparan.
Di rumah jagal, kebanyakan ayam masih sadar pas leher mereka digorok. Seekor ayam secara alami dan normal, bisa hidup sampai umur 10-15 tahun, tapi kebanyakan ayam yang dipotong, baru berumur sekitar 2-3 bulan. Kasian yah masih muda..
Mungkin ayam adalah hewan yang paling menderita dan tersiksa di atas muka bumi ini. Mereka menderita akibat banyak bentuk kekejaman, korban spesiesisme yang paling sial. Ditinggal sampe mati kelaparan, paruhnya yang sensitif dipotong secara menyakitkan, dijejal ke dalam kandang-kandang sempit dimana didalamnya ada belasan ekor ayam lainnya (gak jarang di dalam kandang itu ada juga mayat-mayat ayam yang udah lama membusuk), dipaksa bertelur dan diambil telurnya, dlllll. Memang semua itu udah jadi hal biasa buat manusia.. "namanya juga ayam..". Tapi ada satu hal penting yang manusia lupa. Ayam bisa ngerasain sakit.. sama seperti kita.
BABI
Pada babi, banyak proses yang gak kalah kejam dan gak kalah gak-berguna-nya. Kebanyakan dari babi, ekornya dipotong, giginya dicabut dengan gegep atau tang, dan yang jantan dikebiri (sama seperti sapi jantan.. dikebiri). Semua proses itu (lagi lagi!) gak make proses anestesi sama sekali. Tari pernah liat satu video dari Viva!(Vegetarians International Voice for Animals) dan disitu sempet dikasi liat gimana proses babi dipotong, dan .. tari ampir nangis ngeliatnya.. sedih, jijik, sebel.. Pas pertama kali digorok, kebanyakan babi itu masih sadar, walaupun sebelumnya babi itu sempet disetrum dulu (mungkin supaya gak lari-lari jadi gampang digantungnya). Setelah digantung kebalik, babi itu satu persatu dipotong lehernya (gak sampe putus, cuman sampe ngeluarin darah aja.. alias setengah-setengah!) dan setelah itu tari ngeliat babi-babi yang dengan kepala nyaris putus tapi gak putus-putus itu megap-megap, berusaha untuk tetap hidup atau mungkin berusaha supaya cepet mati jadi gak usah kesiksa lama?... ihhhhhh! pokoknya gila! jahat!! Malahan di amerika, supaya babinya gak lari-lari dan gak susah ditangkep, kebanyakan babi ditusuk kail mata atauy mulutnya. huikss..! seandainya rumah jagal tuh pake dinding transparan.. Padahal menurut pengalaman seorang pelatih hewan (pelatih babi yang main di film BABE, tapi tari lupa namanya :P), babi tuh jauh lebih pinter dari anjing dan gampang diajarinnya. intinya apa ? intelejensinya gak jauh beda kan sama anjing, binatang yang selama ini manusia sayangin disamping kucing. emang sih babi tuh jorok, suka makan eeknya sendiri, tapi bukan berarti kudu kejam kan ?
IKAN
Sama kayak binatang lainnya, ikan juga bisa ngerasain sakit dan bisa ngerasain takut. Dokter Donald Broom, Penasehat Kesejahteraan Hewan di pemerintahan Inggris bilang, "Dilihat dari anatomi, psikologi dan dari segi biologisnya, ikan mampu ngerasain sakit. Apalagi didukung dengan adanya sistem syaraf yang sama rumitnya dengan yang dimiliki oleh mamalia dan burung-burungan.". Institute of Medical Ethics di Inggris juga punya pendapat yang sama.
Ketika ikan ditangkap dan diangkat dari dalam air, ikan ngerasain sakit yang sangat luar biasa akibat gak bisa nafas dan mereka mati secara perlahan dan nyakitin. Tapi gak jarang juga, ikan masih hidup dan sadar pas kepala dan perut mereka disobek pisau dapur.
===
Secara general, di dalam peternakan modern, hampir semua hewan ternak dan hewan potong pasti dikasih makanan dalam bentuk hormon dan antibiotik di dalam peternakan. Tujuannya supaya hewan tersebut tumbuh secara cepat, dagingnya makin banyak dan padet, dan yang pasti sangat gak alami! Tapi jantung dan tulang kaki mereka gak bisa beradaptasi sama keadaan/bobot tubuhnya yang baru, jadi seringkali pincang.. gak bisa jalan dan kena sakit jantung. Selain itu, kebanyakan hewan yang pincang bisa jadi gara-gara keadaan kandang yang sempit, yang bikin hewan itu susah gerak dan otot jarang dipake. Dan terakhir, semua hewan bakal dikirim ke rumah jagal dimana hidup mereka bakal dihabisin secara kejam dan nyakitin.. Bonus sebelum mereka dibunuh; rasa takut, teror, dan tekanan batin.
Masih banyak hewan-hewan lain yang gak bisa dibahas secara mendetail disini termasuk ayam petelur, kelinci, sapi potong, bahkan makanan-makanan 'freak' lainnya seperti daging kera, daging penyu, kelelawar, otak monyet dlllllll, tapi intinya ketika kita tahu bahwa hewan itu bisa ngerasa sakit, kita seharusnya gak makan mereka. Intinya sih bukan masalah apakah seekor hewan itu lucu apa gak, langka apa gak, atau seekor hewan itu buas apa gak, tapi apa hewan tersebut bisa ngerasa sakit apa gak?
Go veg !
:)
buat hidup yang lebih indah, cruelty-free and guilty-free.
humane_kay@eudoramail.com
