Monday, March 24, 2003

Populasi manusia di atas planet ini kan terus meningkat. Ironisnya, banyak yang kelaperan. Kenapa ? Ada sesuatu yang bisa kamu lakuin untuk ngebantu ngurangin beberapa masalah yang ada di bumi ini, untuk ngebantu ngasih makan jutaan orang, memperbaiki kesehatan kamu dan juga kamu udah nyelametin jutaan hewan dari penderitaan, rasa sakit, teror dan kematian. Satu langkah yang simpel.. Jadilah vegetarian. :)

PIKIRIN KESEHATAN KAMU
Daging itu cuman seonggok kolesterol dan lemak, tanpa karbohidrat dan serat. yah kita semua udah tau berapa banyak penyakit yang bisa kita dapetin dari daging kan ? Dari kanker, jantung, tekanan darah tinggi, radang sendi, osteoporosis, keracunan, diabetes, kegemukan.. dlll. Eh ati-ati lho.. diabetes itu bisa bikin kebutaan, sakit ginjal, sakit syaraf malahan bisa berakhir dengan amputasi kalo udah parah. Diabetes juga bisa merangsang serangan jantung dan stroke. Tapi kalau kamu udah terlanjur kena diabetes, mending coba tanya dulu ke dokter sebelum kamu merubah cara makan kamu. Oh ya. Kenapa tari tadi sebut juga kegemukan ? bukannya tari fatophobia atau weightism yah.. Tari gak benci sama orang gemuk dan tari sama sekali gak setuju kalo ada yang bilang kalo gemuk itu gak cantik. Tapi maksud tari kenapa kita harus ngehindarin kegemukan itu, ya karena dengan memiliki berat yang berlebihan, kamu bakal dengan mudah dapet penyakit. Termasuk kanker, jantung dan diabetes tadi. Mungkin kamu udah tau ? tujuannya bukan supaya "dibilang" cantik, tapi supaya sehat.

PIKIRIN LINGKUNGAN DAN PLANET BUMI-TEMPAT KITA TINGGAL !
"Cara manusia mengembang-biakkan hewan untuk dijadikan makanan adalah sebuah ancaman besar bagi planet bumi." -David Brubaker, ketua proyek "pusat penelitian bagi kehidupan masa depan yang lebih baik" - Sekolah Kesehatan John Hopkins, Baltimore.

AIR
Dibutuhkan 2500 galon air untuk memproduksi satu pon daging sapi, sementara hanya dibutuhkan 25 gallon air yang dibutuhkan untuk memproduksi satu pon gandum. Menurut hasil penelitian, produksi makanan bagi para pemakan daging, dalam seharinya membutuhkan lebih dari 4000 galon air, sementara hanya 300 galon air bagi vegetarian.

TANAH DAN MAKANAN
Selain membutuhkan air, untuk memproduksi daging buat dimakan, membutuhkan makanan dan tanah, betul ?(ala aagym)
Dibutuhkan 15 pon protein sayur untuk menumbuhkan 1 pon daging yang bisa dimakan. Konsumsi makanan buat hewan ternak pasti butuh air, dan juga tanah. Untuk menyuplai makanan buat seorang pemakan daging untuk setahun, dibutuhkan lebih dari 3 hektar tanah, bandingkan dengan luas tanah yang dibutuhkan oleh seorang vegetarian dalam satu tahun. Hanya seperenamnya!
Di Amerika saja, 70% dari produksi gandum digunain buat ngasih makan hewan-hewan ternak. Produksi daging adalah cara yang paling tidak efisien untuk mendapatkan protein. Coba bayangin, kacang kedelai memproduksi 360 pon protein per hektarnya, sementara dalam daging sapi hanya 40 pon per hektarnya.
Faktanya: Kalau saja amerika mengurangi 10% saja produksi dagingnya, maka bakal ada gandum dan padi gratis untuk memberi makan 60 juta orang kelaparan di bumi!

HUTAN
Seorang vegetarian nyelametin satu hektar hutan dalam satu tahun. Di amerika sendiri, lebih dari 260 juta hektar hutan dibabat buat dijadiin ladang yang dipake buat ngasih makan hewan ternak. Banyak hutan hujan di daerah tropik juga dibabat cuman buat lahan beternak sapi potong. Setiap 55 kaki persegi dari hutan hujan dibabat cuman buat seperempat pon daging burger.

ENERGI
Untuk memproduksi satu buah hamburger, bahan bakar yang dipakai cukup buat sebuah mobil kecil untuk berjalan sepanjang 20 mil dan air yang cukup buat 17 shower.

POLUSI
Membiakkan hewan buat diambil dagingnya nyebabin banyak polusi air. Industri peternakan nyebabin kotoran 130 kali lebih banyak dari populasi manusia, 87000 pon per detik! Banyak pembuangan di rumah jagal dan peternakan dibuang ke sungai, mengkontaminasi sumber air.

PIKIRIN JUGA TENTANG BINATANG

Tiap tahun, miliaran binatang diternak trus disembelih, kebanyakan dibunuh di umur yang sangat muda. Diperlakukan seperti sebuah mesin, binatang-binatang ini dimasukkan ke dalam kandang yang sangat sempit, atau sebaliknya, bersempit-sempitan di dalam sebuah kandang besar. Proses mutilasinya juga benar-benar kejam, dan tanpa proses anestesi.

SAPI PERAH DAN SUSUNYA
Kebanyakan orang mikir, "kan gak nyakitin kalo kita cuman minum susu sapi?". Kenyataannya adalah sebaliknya. Sapi, sama dengan hewan mamalia lainnya, memproduksi susu di dalam tubuhnya untuk memberi makan bayi-bayinya, bukan buat manusia. Dan kalo pengen produksi susu terus berjalan, otomatis sapi-sapi itu harus terus menerus dibuat hamil, jadi produksi susu dalam tubuh sapi terus ada. Bayi-bayi sapi yang jantan bakal dipisah dari induknya langsung pas baru dilahirin, dan dimasukin ke dalam kandang-kandang yang sempit yang bikin mereka sama sekali gak bisa gerak. dan setelah 14 minggu, sapi-sapi muda itu akan dikirim ke rumah jagal untuk dimutilasi. Kebanyakan sapi muda ini tidak bisa berjalan soalnya otot-otot mereka jarang dipake. Padalah umur seekor sapi bisa mencapai 25 tahun. Sementara itu sapi-sapi betina diternak lagi buat dijadikan susu perah lagi di masa mendatang.

Sapi perah dipaksain memproduksi susu 10 - 20 kali lebih banyak dari produksi normalnya. Jadi kebanyakan susu udah dicampur sama hormon yang disuntikkin ke sapi-sapi perah, supaya produksinya meningkat, jadi untung dan profitnya tambah banyak buat para peternak susu perah. Ditemuin juga 52 jenis antibiotik yang masih terkandung di dalem susu sapi hasil suntikkan.



Susu sapi sehat buat bayi manusia ? naaahh, tari belum begitu paham tentang ini, tapi kalo mau dipikir secara logisnya, kenapa sih ibu yang baru ngelahirin ngehasilin ASI ? ya terang buat ngasih makan bayinya sendnri kan? bukan buat bayi kucing toh ? hehe. Jadi tari suka ngebayangin aja kalo bayi manusia minum susu dari sapi dan itu dibilang alami, maka tari suka ngebayangin seekor bayi jerapah yang minum susu onta, atau seekor bayi macan yang minum susu beruang.. hihih coba tanyakan kpd diri kamu sendiri dan pertanyakan kenapa alam ngasih berbagai fasilitas alami buat kita? dan coba juga bayangin kalo ibu kita sendiri diharuskan hamil terus menerus untuk diambil susunya terus dijual buat konsumsi bayi.. kayaknya nyebelin juga deh..

"Gak ada alasan yang tepat untuk mengkonsumsi susu sapi lagi buat manusia. Susu sapi diproduksi untuk bayinya sendiri, bukan manusia, dan manusia harus berhenti untuk mengkonsumsinya lagi." -Dr. Frank A. Oski, former director of pediatrics, Johns Hopkins University

AYAM
Ayam adalah hewan yang penuh rasa ingin tahu, dan memiliki intelejensi yang gak jauh beda sama anjing atau kucing. Kalo ayam lagi di alam bebas(habitat alaminya), bukan di peternakan, mereka bisa ngasih liat bentuk-bentuk persahabatan dan tingkatan-tingkatan sosialnya, saling mengenal satu sama lain, mencintai anak-anak mereka, dan benar-benar bisa nikmatin hidupnya.. mandi pasir, membuat sarang, bertengger, dan lain-lain.

Sementara ayam-ayam yang tumbuh di dalam lingkungan peternakan, gak bisa ngelakuin hal-hal alaminya tadi. Mereka dijejal di dalam kandang yang berisi ribuan ekor ayam. Kadang mereka malahan gak bisa gerak karena ruang kandangnya yang super sempit. Secara rutin pula mereka ngerasain kesakitan dan penderitaan. Dari mulai patah tulang karena para peternak suka asal megang mereka(kebanyakan cara peternak megang ayam adalah dengan memegang kaki mereka, dengan begitu peternak bisa megang beberapa ekor sekaligus, tapi itu juga yang bikin kaki ayam sering patah), dan yang pasti ayam jadi susah kalo mau jalan. Trus..dalam keadaan stress dan penuh tekanan, ayam biasanya saling patuk mematuk satu sama lain. Untuk ngehindarin hal ini, para peternak seringkali motong paruh ayam dengan cara yang gak kalah sadisnya. Paruh ayam itu dipotong dengan menggunakan pisau panas tanpa proses anestesi. Efeknya, ayam kesulitan makan, dan kesakitan buat beberapa minggu. Kebanyakan dari ayam yang gak bisa bertahan, mati karena kelaparan.



Di rumah jagal, kebanyakan ayam masih sadar pas leher mereka digorok. Seekor ayam secara alami dan normal, bisa hidup sampai umur 10-15 tahun, tapi kebanyakan ayam yang dipotong, baru berumur sekitar 2-3 bulan. Kasian yah masih muda..

Mungkin ayam adalah hewan yang paling menderita dan tersiksa di atas muka bumi ini. Mereka menderita akibat banyak bentuk kekejaman, korban spesiesisme yang paling sial. Ditinggal sampe mati kelaparan, paruhnya yang sensitif dipotong secara menyakitkan, dijejal ke dalam kandang-kandang sempit dimana didalamnya ada belasan ekor ayam lainnya (gak jarang di dalam kandang itu ada juga mayat-mayat ayam yang udah lama membusuk), dipaksa bertelur dan diambil telurnya, dlllll. Memang semua itu udah jadi hal biasa buat manusia.. "namanya juga ayam..". Tapi ada satu hal penting yang manusia lupa. Ayam bisa ngerasain sakit.. sama seperti kita.

BABI
Pada babi, banyak proses yang gak kalah kejam dan gak kalah gak-berguna-nya. Kebanyakan dari babi, ekornya dipotong, giginya dicabut dengan gegep atau tang, dan yang jantan dikebiri (sama seperti sapi jantan.. dikebiri). Semua proses itu (lagi lagi!) gak make proses anestesi sama sekali. Tari pernah liat satu video dari Viva!(Vegetarians International Voice for Animals) dan disitu sempet dikasi liat gimana proses babi dipotong, dan .. tari ampir nangis ngeliatnya.. sedih, jijik, sebel.. Pas pertama kali digorok, kebanyakan babi itu masih sadar, walaupun sebelumnya babi itu sempet disetrum dulu (mungkin supaya gak lari-lari jadi gampang digantungnya). Setelah digantung kebalik, babi itu satu persatu dipotong lehernya (gak sampe putus, cuman sampe ngeluarin darah aja.. alias setengah-setengah!) dan setelah itu tari ngeliat babi-babi yang dengan kepala nyaris putus tapi gak putus-putus itu megap-megap, berusaha untuk tetap hidup atau mungkin berusaha supaya cepet mati jadi gak usah kesiksa lama?... ihhhhhh! pokoknya gila! jahat!! Malahan di amerika, supaya babinya gak lari-lari dan gak susah ditangkep, kebanyakan babi ditusuk kail mata atauy mulutnya. huikss..! seandainya rumah jagal tuh pake dinding transparan.. Padahal menurut pengalaman seorang pelatih hewan (pelatih babi yang main di film BABE, tapi tari lupa namanya :P), babi tuh jauh lebih pinter dari anjing dan gampang diajarinnya. intinya apa ? intelejensinya gak jauh beda kan sama anjing, binatang yang selama ini manusia sayangin disamping kucing. emang sih babi tuh jorok, suka makan eeknya sendiri, tapi bukan berarti kudu kejam kan ?

IKAN
Sama kayak binatang lainnya, ikan juga bisa ngerasain sakit dan bisa ngerasain takut. Dokter Donald Broom, Penasehat Kesejahteraan Hewan di pemerintahan Inggris bilang, "Dilihat dari anatomi, psikologi dan dari segi biologisnya, ikan mampu ngerasain sakit. Apalagi didukung dengan adanya sistem syaraf yang sama rumitnya dengan yang dimiliki oleh mamalia dan burung-burungan.". Institute of Medical Ethics di Inggris juga punya pendapat yang sama.



Ketika ikan ditangkap dan diangkat dari dalam air, ikan ngerasain sakit yang sangat luar biasa akibat gak bisa nafas dan mereka mati secara perlahan dan nyakitin. Tapi gak jarang juga, ikan masih hidup dan sadar pas kepala dan perut mereka disobek pisau dapur.

===
Secara general, di dalam peternakan modern, hampir semua hewan ternak dan hewan potong pasti dikasih makanan dalam bentuk hormon dan antibiotik di dalam peternakan. Tujuannya supaya hewan tersebut tumbuh secara cepat, dagingnya makin banyak dan padet, dan yang pasti sangat gak alami! Tapi jantung dan tulang kaki mereka gak bisa beradaptasi sama keadaan/bobot tubuhnya yang baru, jadi seringkali pincang.. gak bisa jalan dan kena sakit jantung. Selain itu, kebanyakan hewan yang pincang bisa jadi gara-gara keadaan kandang yang sempit, yang bikin hewan itu susah gerak dan otot jarang dipake. Dan terakhir, semua hewan bakal dikirim ke rumah jagal dimana hidup mereka bakal dihabisin secara kejam dan nyakitin.. Bonus sebelum mereka dibunuh; rasa takut, teror, dan tekanan batin.

Masih banyak hewan-hewan lain yang gak bisa dibahas secara mendetail disini termasuk ayam petelur, kelinci, sapi potong, bahkan makanan-makanan 'freak' lainnya seperti daging kera, daging penyu, kelelawar, otak monyet dlllllll, tapi intinya ketika kita tahu bahwa hewan itu bisa ngerasa sakit, kita seharusnya gak makan mereka. Intinya sih bukan masalah apakah seekor hewan itu lucu apa gak, langka apa gak, atau seekor hewan itu buas apa gak, tapi apa hewan tersebut bisa ngerasa sakit apa gak?

Go veg !
:)
buat hidup yang lebih indah, cruelty-free and guilty-free.

humane_kay@eudoramail.com



Oh ya tari lupa ngasih tau.. berdasarkan apa aja yang dikonsumsi, vegetarian bisa dibagi jadi :

*> Lacto Vegetarian = seseorang yang gak makan daging hewan (ikan, sapi, ayam, dll), dan telur sama sekali tapi masih mengkonsumsi susu.

*> Ovo Vegetarian = seseorang yang gak makan daging hewan (ikan, sapi, ayam, dll), dan susu sama sekali tapi masih mengkonsumsi telur.

*> Ovo-Lacto Vegetarian = seseorang yang gak makan daging hewan (ikan, sapi, ayam, dll), tapi masih mengkonsumsi susu dan telur.

*> Vegan = seseorang yang sama sekali gak mengkonsumsi apapun yang berasal dari hewan. Ikan, sapi, ayam, susu, telur, madu, bahkan kaldu. Seorang vegan juga sama sekali tidak memakai barang-barang yang berasal/dicuri dari hewan seperti kulit, bulu, dll.

Banyak vegan dan vegetarian yang juga menolak untuk menggunakan produk-produk yang sebelumnya diuji coba kepada hewan dahulu atau juga produk-produk yang mengandung bahan-bahan hewani. Biasanya disebut sebagai Cruelty-free product.

yah gitulah.. Buat tari, sampe sekarang kadang masih mengkonsumsi telur dan susu. walaupun akhir-akhir ini tari udah jarang sekali minum susu secara langsung, tapi secara gak langsung tari dapet dari kue, es krim dan lain-lain, cuman tari semaksimal mungkin untuk meminimalkan konsumsi susu.Untuk itu tari lebih memilih susu kedelai. Ada tuh di lembang, atau di cibadak! :)

Tapi menjadi seorang vegetarian atau vegan gak harus kepatok sama definisi-definisi di atas deh, semampu kita, semau kita, seikhlas kita aja. Kalau kamu emang sayang sama binatang, ya kamu tau apa yg harus kamu lakuin, dan cuman kamu yang tau batesan-batesannya.

Monday, March 17, 2003



Sunday, March 16, 2003

hihiihih
lama banget yah baru diupdate ini blog ? sori..sori
udah ah basa basinyah. beres perkenalan dengan tari, tari pengen ngasih tau kenapa tari jadi vegetarian.

buat tari, semua binatang(manusia dan bukan) adalah temen tari. temen dalam artian 'companion', rekan, kawan, sahabat tari dalam menjalani hidup di atas planet bumi ini. pertama, tari sadar kalau hewan lain(maksudnya selain manusia) juga mempunya sistem syaraf sama seperti yang tari miliki. walaupun tari gak tau pasti apa benar hewan lain bisa ngerasain rasa sakit yang sama dengan tari bila ditusuk pisau, atau merasakan rasa takut yang sama dengan tari ketika jiwa tari terancam, tapi tari percaya kalau mereka bisa merasakan hal yang sama dengan tari. memang rasa sakit, sedih, senang, takut, kedinginan, kesepian dan berjuta sensasi lainnya adalah sebuah pengalaman bagi masing-masing individu yang gak mungkin individu lain bisa rasain, tapi tari tetep aja ngotot percaya dan yakin kalau hewan lain juga bisa merasakan tersiksa, takut dan ingin hidup nyaman, sama seperti kita.

nah dengan kepercayaan tari tadi, gak mungkin dong tari tega makan mereka. walaupun bukan tari yang nyembelih ayam, tapi tarilah yang ngebayar tukang jagalnya. walaupun semua daging yang manusia konsumsi adalah daging olahan, dalam artian bukan daging mentah, tetep aja daging itu sebelumnya pernah hidup dan nginjek tanah yang sama dengan yang tari injek.. nah itu dia.. kalo emang manusia itu pemakan daging, karnivora atau predator, kenapa manusia harus ngolah daging itu? kenapa manusia gak pernah tega ngeliat hewan lain dibunuh, coba ?.. ya udah dilanjut!..

"APA SALAHNYA SIH MAKAN DAGING SIH?" tanya kamu..
tari gak mau kalo harus bilang ini betul dan ini salah.. itu sih balik ke individu masing-masing aja. tapi buat tari pribadi, makan daging hewan bukanlah hal yang wajar buat manusia. dunia hewan itu kalo gak salah bisa dibagi 3 menurut cara makannya. PERTAMA, binatang pemakan daging. KEDUA, binatang pemakan rumput dan dedaunan. dan terakhir, binatang pemakan biji dan buah-buahan. ok langsung aja deh ke ciri-ciri fisiknya aja deh..

*> Binatang pemakan daging

-punya taring tajem buat ngoyak daging dan gak punya geraham karena kebanyakan binatang pemakan daging gak ngunyah makanannya. coba liat kucing, apa pernah kucing ngunyah ? makanan langsung dicerna di perut.

-kuku yang tajam, dalam artian; cakar. alam ngasih senjata alami buat banyak binatang yang gak bisa bertahan hidup kalau gak makan daging.

-usus yang pendek dan sederhana. cuman 3 kali panjang tubuh! coba bandingin dengan usus manusia yang panjangnya bisa sampe 12 kali panjang tubuh. alesannya ? daging itu kan cepet membusuk, dan kalo hasil pembusukan ini sampe keburu ngeracunin alirah darah karena berada di dalam tubuh terlalu lama, gawat kan ? makanya ususnya pendek, supaya daging yang cepet busuk itu, cepet juga keluar dari tubuh.

*> Binatang pemakan rumput dan dedaunan

-gak punya taring tajem, tapi punya geraham. Fungsinya buat ngunyah makanan, bukan mencabik.

-gak punya cakar.

-ususnya rada panjang, bisa sampe 10 kali panjang tubuhnya sendiri. soalnya rumput dan dedaunan bisa berada di dalam tubuh rada lama.

*> Binatang pemakan biji dan buah-buahan
ga ada bedanya sama pemakan rumput dan dedaunan, tapi panjang ususnya lebih panjang lagi, yaitu; 12 kali panjang tubuh. tau sendiri kan kalau buah-buahan harus dicerna pelan-pelan.

sebenernya masih banyak beberapa perbedaan seperti; kandungan asam HCL dalem perut, sifat-sifat air liurnya, struktur rahang, dll.. tapi 3 hal di atas buat tari udah cukup untuk ngebuktiin kalau manusia itu bukan karnivora.

ayoooo acungin telunjuk kalo kamu punya taring yang cukup kuat buat nyabik daging dan senjata alami(alami! bukan senapan dan pisau!) buat berburu! haha angkat tangan juga kalo usus kamu cuman 3 kali panjang tubuh kamu. kalau bener ada, hubungi tari, nanti tari kirim ke ripley's believe it or not! heehehehe

insting alami manusia bukan sebagai karnivora. itulah kenapa banyak pemakan daging gak pernah makan daging mentah seperti yang karnivora lakuin. selalu diolah, entah dibakar, digoreng, atau direbus. Belum lagi ditambahin berbagai aneka bahan penyedap lainnya supaya rasa dan bentuknya udah gak keliatan lagi. kenapa ? SOALNYA DAGING MEMANG GAK ENAK BUAT MANUSIA! hehe bandingin kalau kamu makan buah. Apa kamu pernah ngegoreng apel ? seorang jeffrey dahmer dan sumanto pun harus ngolah dagingnya dulu, baru dimakan. di jepang ada makanan sushi, yaitu daging ikan mentah. coba tanya ke mereka apa mereka BENAR-BENAR MENIKMATI RASA DAGING ITU? yang bikin mereka tetep makan dan nyari pembenaran adalah karena alasan kesehatan. iya katanya daging ikan mentah itu sehat, sama seperti mitos bahwa otak kera mentah dan daging kera itu bagus buat obat kuat. haha

yah itulah alesannya kenapa kok banyak banget penyakit yang ditimbulin gara-gara makan daging. bayangin.. kandungan daging itu cuman lemak, kotoran, racun dan penyakit. oh ya, sebagai tambahan, sesaat sebelum hewan disembelih, biokimia hewan yang berada di dalam keadaan takut dan stress bakal ngalamin perbuahan lho. produksi racun dipaksain keluar, ngalir ke seluruh tubuh. hewan juga ngalamin perubahan biokimia kalau lagi ngerasa diancam bahaya. contohnya, adrenalin di dalam darah hewan bakal berubah dengan pesat ketika hewan itu ngeliat temen-temennya menderita dan mati di sekitar dirinya. nahhhh.. sejumlah besar hormon tadi masih nempel di dalem daging, terus otomatis bakal ngeracunin manusia.

emang sih..manusia udah berabad-abad terbiasa makan daging. tapi bukan berarti manusia secara alami adalah pemakan daging. kalo bisa ditelusuri, awalnya manusia makan daging tuh gara-gara ada ice age, jaman es, dimana makanan manusia, yaitu buah-buahan, biji-bijian, dan sayuran pada ancur dan mati. sama seperti kejadian kecelakaan pesawat di gunung andes(kalau gak salah), dimana para korban yang selamat terpaksa makan daging mayat temen-temennya untuk bertahan hidup. sayangnya tradisi makan daging ini jadi keterusan sampe sekarang, dan sayangnya lagi buat orang-orang yang ngerasa dirinya sebagai karnivora, sampe sekarang fisik kalian belum juga ber-evolusi sama sekali. buktinya sampe sekarang belum juga tumbuh taring di gigi kalian kan ? atau minimal, sistem pencernaan yang pendek dan sederhana lah.. supaya gak terus-terusan nimbun racun hasil pembusukan di dalam tubuh.

ok.. langsung aja ke masalah lain yang ngebuat tari gak mau lagi makan daging. PROSES. yep.. proses satu individu hidup yang akhirnya jadi santapan di meja makan. ighhh ngebayanginnya aja udah sebel..

masih inget kan tentang pedapat tari kalau hewan lain juga bisa ngerasain rasa sakit? itu dikarenakan banyak hewan memiliki sistem syaraf yang mirip sama yang manusia miliki. kamu juga masih inget kata tari tentang bahwa manusia itu sama sekali gak punya insting pemakan daging secara alami ? itulah alesannya kenapa manusia ngembang-biakin binatang. tempat pengembang-biakan hewan-hewan yang dipake buat jadi makanan itu adalah.. peternakan!

manusia ngembang-biakin banyak hewan seperti ayam, sapi, babi, bahkan kelinci, mereproduksi mereka secara massal dan -yang paling penting- secara paksa. banyak proses dalam peternakan modern yang buat tari tuh sadis banget!

peternakan modern, biasa disebut sebagai factory farming. factory farming adalah proses industri yang menghasilkan hewan-hewan siap potong dalam sebuah produksi massal. para peternak disana mengembang-biakkan banyak hewan secara paksa, cuman buat muasin lidah orang-orang.

untuk lebih lanjut tentang proses pengembang-biakan sampe ke proses pemotongan, kamu bisa bayangin sendiri dan mungkin bisa cari tau sendiri. karena setiap peternakan dan rumah jagal pasti memiliki caranya masing-masing, walaupun punya satu kesamaan yang cukup signifikan; kejam!

yah udah kebayang kan sama kamu kenapa tari lebih memilih untuk menjadi vegetarian?

tari sayang binatang jadi udah gak mungkin buat tari untuk terus jahat ke mereka.

:)

tari juga sadar kalo tubuh tari didesain bukan untuk menjadi karnivora.
dan yang terpenting, buat tari, makan daging hewan itu sadis!!

humane_kay@eudoramail.com

Monday, March 03, 2003

huw huw.
met dateng di blog-ku!
oke aku kenalin diri dulu
namaku tari, biasa dipanggil kay, banyak yg sebut aku kayla
jadi sebut aja aku kaylatari



aku seorang vegetarian dan aku pengen semua orang ngerti dan berhenti nanya ;"apa alasan kamu menjadi seorang vegetarian?". makanya aku mulai bikin sebuah majalah fotokopian yang biasa aku sebarin hand by hand yang berjudul "HUMANE".
Humane artinya peramah, orang yang penyayang (kata sifat). yah itu kata kamus. Maksud aku pilih nama Humane ini adalah anggapan ku bahwa gaya hidup vegetarian maupun vegan adalah gaya hidup yang ramah.. terhadap diri sendiri, terhadap lingkungan, terhadap planet bumi, dan yang pasti; terhadap semua spesies yang ada. Nah, karena aku kurang pintar untuk mendistribusikan majalahku tadi, akhirnya aku bikin media lain, ya ini.. blog! :)

ini adalah hari pertama tari ngisi blog ini. terus terang tari banyak dibantu sama temen-temen yang kebetulan pada ngulik blog juga, jadi lumayan lah.. hari pertama udah pake gambar dan link.

ok.. kalian pengen tau kenapa aku mengambil keputusan untuk berhenti menyantap daging ? karena aku ngeliat daging temenku sendiri, ketika aku liat daging sapi yang ada di meja makan. aku ngeliat potongan mayat temenku dijual di pasar. Maksudnya; tari beranggapan bahwa manusia, dan hewan, sama-sama mahluk hidup yang pantas dan sangat berhak untuk menikmati hidupnya. Sejak tari tau binatang ternyata mampu merasakan rasa sakit, rasa sedih, kedinginan, kesepian, takut, senang.. semuanya sama seperti tari! tari juga ngerasa sakit kalau ditusuk. tari juga bisa kedinginan kalau kehujanan di jalan, tari senang kalo ada yang ngajak main. Jadi buat aku, gak ada bedanya antara seekor kucing, tikus, atau keponakan tari yang masih balita sekalipun. Selama benda itu memiliki sistem syaraf, mampu merasakan sakit, memiliki otak dan intelegensi.. benda itu hidup, dan sesuatu yang hidup pantas untuk bebas menjalankan hidupnya, tanpa adanya gangguan dan kontrol dari siapapun.

Perbedaan yang ada antara manusia dan binatang cuman perbedaan jenis spesies. Sama seperti manusia, ada perbedaan bentuk fisik, ada perbedaan ras, ada perbedaan pendapat.. tapi semuanya bukan masalah besar kan ? nah .. kalau seseorang mendiskriminasikan sesuatu berdasarkan ras nya, kita sebut sebagai rasisme kan ? kalau bentuk diskriminasi berdasarkan perbedaan jenis spesies, sebut itu; SPESIESISME.

Bukan..bukan.. spesiesisme bukan isme.. bukan juga ideologi, ini adalah sebuah bentuk perlakuan manusia pada jaman sekarang. sebuah kebiasaan tua, purba, yang masih dibawa sampai sekarang. Seorang penyanyi menggunakan mantel kulit rubah, itu sebuah bentuk spesiesisme. Seorang ibu membeli seekor ayam dan memotongnya untuk dijadikan ayam goreng, itu juga spesiesisme. Semua bentuk diskriminasi berdasarkan perbedaan spesies adalah spesiesisme.

Aku selalu berpendapat; semua mahluk hidup ada, bukan untuk dieksploitasi, bukan juga untuk saling mengeksploitasi. Seekor gajah di sirkus, belum tentu secara sukarela memberikan hidupnya untuk dirantai, dipukuli, dan diajarkan trik-trik yang dianggap hebat oleh manusia.

Aku tau.. kamu pasti tanya: "kan tanaman juga mahluk hidup? kok vegetarian makan tanaman? apa bedanya dong?"
Simpel aja buat tari sih.. Sejauh ini, apa yang tari baca, dapat, pelajari.. dari sekolah atau darimanapun.. belum ada satu ilmu pun yang mengatakan bahwa tanaman memiliki sistem syaraf seperti manusia, apalagi intelejensi. Memang di dalam pelajaran biologi, tanaman dikategorikan sebagai mahluk hidup karen mereka bernafas,memiliki sistem eksresi, dan lain-lain. Tapi tari mau tanya; kenapa tanaman gak punya naluri ? kenapa mereka gak punya sistem syaraf dan otak ? Hewan memiliki naluri untuk menjauhkan diri dari bahaya. hewan memiliki otak untuk memikirkan taktik bagaimana cara bertahan hidup. hewan memiliki syaraf untuk bisa merasakan kesakitan bila ditembak, merasakan kedinginan pada musim dingin. jelas kan kenapa aku lebih memilih untuk "membunuh" tanaman? Alasannya, akan lebih nyaman bagiku untuk tidak memakan daging hewan(manusia atau bukan).

Kamu tanya lagi; "kan banyak binatang juga saling makan, termasuk manusia. wajar kan ?"
Binatang yang memangsa binatang lain biasa disebut predator, dan mereka menjadi predator karena tidak ada pilihan lain. Kalau mereka gak makan binatang lain, maka mereka mati, alias gak bisa bertahan hidup. Sementara manusia memiliki pilihan untuk hal ini. Ada sayuran yang bisa dimakan. Manusia bukan predator buat tari. memiliki sederet geraham, bukan taring! oh ya Tari lupa.. ada gigi depan yang menyerupai taring juga, tapi itu bukan taring!

Nah proses saling makan di antara predator dan mangsa inilah yang ngejaga keseimbangan ekosistem.
"Nahh kalau manusia gak makan daging lagi populasi ayam dan sapi bakal membludak dong?" kata kamu..
simpel buat tari.. Manusia ngebiakin ayam, sapi dan hewan ternak lainnya, untuk dimakan.. kalau manusia gak lagi makan mereka, ya gak akan dibiakin toh? jadi gak akan membludak. dan semuanya berjalan secara alami.

Oke.. ini sekedar intro aja dari aku.. Kalau mau baca baca coba browsing link dibawah
thx



see ya !!